Dapatkan Update Artikel & Promosi Terbaru!

Ciri-ciri Makhluk Hidup: Penjelasan, Contoh, dan Gambarnya Lengkap

Makhluk hidup terdiri dari manusia, hewan dan juga tumbuhan. Makhluk hidup sendiri berbeda dengan benda mati atau makhluk tak hidup. Ada beberapa ciri-ciri khusus makhluk hidup yang membedakannya dengan benda mati, di antaranya adalah bernapas, berkembang biak dan lain-lain.

Lalu bagaimana dengan Bakteri, Jamur dan organisme lain yang disebut makhluk hidup?

Secara umum pengertian makhluk hidup sendiri adalah jenis organisme yang hidup dengan menghirup udara melalui proses respirasi dan memenuhi ciri-ciri makhluk hidup lainnya. Definisi makhluk hidup pun bisa menjadi lebih luas lagi jika mempertimbangkan organisme lain seperti bakteri, jamur dsb.

Ada banyak jenis spesies makhluk hidup yang ada, jumlahnya pun tidak pasti. Dalam sistem klasifikasi makhluk hidup dapat dilihat antara hubungan 1 spesies dengan spesies makhluk hidup yang lain. Jika disederhanakan lagi, secara umum makhluk hidup itu terdiri dari manusia, hewan dan juga tumbuhan.

Tiap makhluk hidup memiliki karakteristik dan ciri-ciri yang khas atau berbeda. Adanya ciri-ciri makhluk hidup inilah yang menjadi pembeda makhluk hidup dengan benda mati atau makhluk tak hidup lainnya. Manusia sebagai makhluk hidup tentu saja memenuhi semua ciri-ciri khusus makhluk hidup ini.

9 Ciri-Ciri Makhluk Hidup

Berikut ini adalah penjelasan mengenai  Ciri-ciri khusus makhluk hidup dibahas lengkap beserta penjelasan dan contohnya baik pada manusia, hewan dan tumbuhan.

1. Bernapas

Orang Bernafas
Orang Bernafas

Ciri-ciri makhluk hidup yang paling utama adalah bernapas atau respirasi. Bernapas adalah proses mengambil oksigen dari lingkungan dan mengeluarkan gas karbondioksida dari tubuh. Sementara tumbuhan bernapas dengan menghirup karbondioksida saat terkena sinar matahari.

Oksigen yang dihirup oleh manusia dan hewan akan dijadikan sebagai sumber energi untuk beraktivitas melalui proses yang dikenal dengan proses oksidasi. Adapun tumbuhan membutuhkan karbondioksida saat bernapas untuk menghasilkan makanan melalui proses fotosintesis.

Setiap makhluk hidup memiliki alat respirasi yang berbeda-beda. Contohnya manusia yang bernafas dengan paru-paru, ikan bernafas dengan insang, burung bernapas dengan pundi-pundi udara dan lainnya.

2. Bergerak

Kuda Berlari
Kuda Berlari

Tiap makhluk hidup pasti bergerak, karena ini menjadi salah satu ciri-ciri makhluk hidup itu sendiri. Pengertian bergerak secara umum adalah berpindahnya sebagian atau seluruh bagian tubuh makhluk hidup karena adanya rangsangan internal atau pun eksternal.

Manusia dan hewan dapat bergerak dengan cara memindahkan tubuhnya. Manusia bisa bergerak yaitu dengan kaki dan tangan. Sementara hewan memiliki banyak varian alat gerak, misalnya hewan mamalia yang bergerak dengan menggunakan kaki, ikan bergerak dengan siripnya dan burung bergerak dengan sayapnya.

Sementara tumbuhan pun dapat bergerak, meski pergerakannya tidak signifikan. Gerak pada tumbuhan cukup terbatas dan hanya terjadi pada bagian tertentu, misalnya gerak batang menuju datangnya cahaya atau akarnya yang mencari zat air ada banyak Gerak pada Tumbuhan.

3. Membutuhkan makanan & nutrisi

Anjing dan Kucing sedang Makan
Anjing dan Kucing sedang Makan

Ciri-ciri makhluk hidup yang ketiga adalah membutuhkan makanan dan nutrisi. Misalkan manusia merasa sangat lapar pasti ia akan berupaya untuk mencari makanan sebagai nutrisinya. Begitu pun juga dengan hewan-hewab yang membutuhkan makanan untuk bertahan hidup. Jika kamu mempunyai hewan peliharaan, setiap hari pasti memberinya makanan.

Bagaimana hewan yang hidup di alam, bebas? Mereka juga pasti akan berusaha mencari makanan sendiri agar dapat terus hidup. Berdasarkan jenis makanannya hewan sendiri dapat dibagi menjadi 3 golongan. Pertama, hewan karnivora atau hewan pememakan daging. Kedua, herbivora adalah hewan yang memakanannya tumbuh-tumbuhan. Terakhir, hewan omnivora yang memakan keduanya yaitu daging dan tumbuhan.

Lalu bagaimana dengan tumbuhan? Tumbuhan juga sama saja membutuhkan nutrisi atau makanan untuk menunjang kehidupannya. Agar bisa mendapat makanan tumbuhan itu melakukan proses fotosintesis. Melalui proses tersebut tumbuhan mampu menghasilkan makanan sendiri dengan bantuan cahaya dari matahari. Selain cahaya matahari, diperlukan juga air dan karbondioksida.

4. Tumbuh dan berkembang

Pertumbuhan Tinggi Badan
Pertumbuhan Tinggi Badan

Manusia dikatakan tumbuh ketika tubuhnya terlihat semakin bertambah tinggi. Perubahan bentuk tubuh ini terjadi akibat sel-sel yang mengalami pemembelahan didalam tubuh jumlahnya semakin banyak, sehingga volume tubuh menjadi pun bertambah. Pertumbuhan bersifat irreversibel yang artinya jika  kamu bertambah tinggi maka tidak akan mungkin kembali menjadi pendek.

Sementara itu berkembang sendiri didefinisikan perubahan menuju kedewasaan. Sebagai contoh perkembangan katak. Awalnya telur ktak menetas dan berubah menjadi seekor berudu, lalu berubah lagi menjadi katak berekor, kemudian menjadi katak muda, dan terakhir berubah menjadi katak dewasa.

Pertumbuhan yang terjadi pada manusia dan hewan bersifat terbatas, artinya kita hanya bisa tumbuh sampai usia tertentu, setelah itu pertumbuhannya akan terhenti. Sedangkan pertumbuhan pada tumbuhan biasanya tidak memiliki batasan usia, maknanya tumbuhan akan selalu tumbuh dan tumbuh seumur hidupnya.

5. Berkembang Biak

Ayam Beranak
Ayam Beranak

Berkembang biak atau reproduksi  merupakan proses menghasilkan keturunan atau individu baru. Kamu pasti tahu bahwa semua makhluk hidup tidak dapat hidup selamanya. Oleh karena itu, untuk melestarikan jenisnya, setiap makhluk hidup dibekali kemampuan untuk melakukan reproduksi.

Makhluk hidup sendiri memiliki 2 cara untuk berkembang biak, yakni secara seksual atau generatif dan secara aseksual atau vegetatif. Perkembangbiakan secara generatif ini diawali dengan tahap peleburan sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. Contohnya adalah unggas bertelur, mamalia melahirkan, dan tumbuhan menghasilkan biji.

Sedangkan perkembangbiakan secara aseksual sendiri tidak melalui tahap peleburan dua jenis sel kelamin. Sebagai contoh makhluk hidup dari kingdom protozoa yakni Amoeba. Makhluk ini berkembang biak menghasilkan individu baru dengan cara membelah diri. Contoh lainnya adalah tumbuhan yang berkembang biak dengan bantuan manusia naykni dengan cara dicangkok, stek, tempel, merunduk, dsb.

6. Peka terhadap rangsang (Iritabilita)

Putri Malu
Putri Malu

Ciri-ciri khusus makhluk hidup selanjutnya adalah peka terhadap rangsang atau disebut iritabilitas. Sifat ini adalah wujud reaksi terhadap perubahan yang terjadi di sekitar. Rangsangan yang dimaksud ini bisa berupa cahaya, sentuhan, suara, panas, dingin, bau, rasa dan lainnya.

Manusia dapat merangsang lewat 5 panca indera yang dimiliki yakni mata, hidung, telinga, lidah dan kulit. Hewan pun memiliki sifat peka terhadap rangsangan yang hampir serupa, beberapa hewan diantaranya bahkan memiliki indra perangsang yang lebih kuat dan juga peka.

Sedangkan tumbuhan pun peka terhadap rangsang. Misalnya adalah tumbuhan yang peka terhadap rangsang cahaya adalah seperti pada bunga mirabilis jalapa atau tumbuhan yang juga peka terhadap rangsang sentuhan seperti pada tumbuhan dan putri malu.

7. Mengeluarkan zat-zat sisa

Berkeringat
Berkeringat

Tiap makhluk hidup pasti mengeluarkan zat-zat sisa atau dikenal sebagai ekskresi. Proses ekskresi ini sangat penting dilakukan bagi seluruh makhluk hidup karena zat sisa tersebut bersifat racun. Sehingga jika tidak dikeluarkan akan mengganggu kinerja tubuh.

Organ ekskresi atau pembuangan zat-zat sisa pada manusia terdiri dari paru-paru, kulit, ginjal dan anus. Paru-paru mengeluarkan zat sisa yang berbentuk gas karbondioksida dan juga uap air. Kulit mengeluarkan zat sisa yang berbentuk keringat yang tersusun atas air, urea dan garam.

Proses ekskresi hewan kurang lebihnya hampir sama dengan yang dilakukan oleh manusia. Sementara proses ekskresi pada tumbuhan dilakukan melalui bagian stomata dan lentisel.

8. Melakukan metabolisme

Metabolisme Tumbuhan
Metabolisme Tumbuhan

Metabolisme adalah proses kimia yang terjadi di dalam tubuh makhluk hidup. Hal-hal yang terkait dengan proses metabolisme ini adalah sistem pernapasan dan ekskresi. Pada sistem pernapasan tumbuhan misalnya, gas karbon dioksida dan air dipakai dalam proses kimia berupa fotosintesis.

9. Adaptasi

Adaptasi Bunglon
Adaptasi Bunglon

Makhluk hidup juga harus menyesuaikan diri dengan lingkungannya atau disebut juga sebagai proses adaptasi. Pengertian adaptasi ialah sebuah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan agar mampu bertahan hidup di habitatnya. Adaptasi makhluk hidup sendiri dibedakan menjadi tiga, yaitu adaptasi morfologi, fisiologi, dan tingkah laku.

Adaptasi morfologi ialah kemampuan menyesuaikan diri dengan bagian tubuh sesuai kebutuhan hidupnya. Contoh adaptasi morfologi adalah burung yang memiliki paruh sesuai jenis makanan dan beruang kutub yang memiliki bulu tebal untuk hidup di suhu dingin.

Sementara adaptasi fisiologi ialah kemampuan adaptasi terhadap perbedaan fungsi bagian tubuh karena lingkungan. Contohnya seperti kulit manusia di daerah tropis yang cenderung lebih berminyak.

Adapun adaptasi tingkah laku ialah kemampuan menyesuaikan tingkah laku terhadap lingkungan.

Nah itulah referensi mengenai 9 ciri-ciri makhluk hidup dan contohnya beserta penjelasan lengkapnya. Makhluk hidup memang memiliki ciri-ciri dan karakteristik tertentu yang membedakan makhluk hidup dengan benda mati. Sekian referensi pengetahuan kali ini.

You May Also Like

About the Author: Muhammad Haulul Azkiyaa

Blogger yang sehari-harinya hanya belajar dan main gadget.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *